AKSI FANTASI 2D DI PLAYSTATION2 Kategori : SEPUTAR IT Lokasi : Tanggal : 18 Jul 2007
Para veteran tentu ingat masa kejayaan genre action 2D di era mesin game 16-bit belasan tahun silam. Masa tersebut berakhir dengan munculnya mesin PSone yang membawa euforia grafis 3D. Sejak itu, para penggemar genre action 2D sulit menemukan game baru di mesin home-system. Meski untungnya, mesin game portabel tetap setia melayani selera yang satu ini.
Mesin PlayStation2 melanjutkan tradisi PSone dalam pengutamaan game bergrafis 3D. Karena jumlah game 2D cuma segelintir, biasanya setiap perilisan mendapat sambutan hangat. Apalagi para produsen biasanya memaksimalkan kualitas game 2D, agar bisa bersaing daya tarik dengan game 3D. Salah satu contohnya adalah game Odin Sphere yang baru saja diluncurkan.
Sebenarnya konsep dasar Odin Sphere tidaklah unik. Game ini mengadopsi konsep dari game Princess Crown, yang pernah hadir di mesin Sega Saturn-kompetitor PSone-sepuluh tahun silam. Pemain akan menjalankan karakter dalam petualangan side-scrolling dan aksi-aksi yang kompleks. Settingnya fantasi, lengkap dengan para bangsawan, ksatria, dan penyihir, serta cerita yang cukup dalam. Dan yang unik adalah unsur RPG seperti experience point dan peningkatan kualitas perbekalan tempur. Versi remake Princess Crown belum lama ini dirilis untuk mesin portabel PSP.
Sekarang kembali ke Odin Sphere. Game ini bersetting di dunia fantasi bernama Erion. Di sana ada sejumlah negara yang saling bertikai. Tadinya ada satu negara adikuasa bernama Valentine, yang mendadak musnah oleh suatu sebab, padahal mereka menguasai artifak ajaib yang disebut Cauldron. Dua negara lain, yaitu Ragnanival dan Ringford, kemudian berseteru untuk mendapatkan Cauldron. Sementara Titania, sebuah negeri netral, terjebak di tengah-tengah. Dan tanpa disadari oleh mereka semua, ada sebuah kekuatan lain yang punya agenda tersendiri yang sangat berbahaya.
Mulanya pemain akan menggerakkan karakter Gwendolyn dari negeri Ragnanival. Kemudian pilihan karakter akan berkembang secara bertahap. Mulai dari Cornelius (Titania), Mercedes (Ringford), Oswald (Ringford juga), dan Velvet (Valentine). Kisah tiap karakter yang ditampilkan lewat sebuah buku itu saling berkaitan. Pemain akan diajak memahami cerita dari sudut pandang yang berbeda-beda.
Jalur petualangan game ini tidaklah linear. Pemain bisa memilih jalur tersingkat untuk bertemu dengan boss, atau menempuh penjelajahan panjang untuk meningkatkan kekuatan terlebih dahulu. Jalur yang tersedia mempunyai tingkat kesulitan beragam, yang dilambangkan dengan rating satu hingga lima bintang. Selebihnya tentang detail pertempuran bisa dibaca di bagian lain halaman ini.
Kualitas audio-visual Odin Sphere cukup istimewa. Animasinya sangat halus dan mendetail. Musiknya yang digubah oleh Hitoshi Sakamoto-veteran yang dikenal lewat Vagrant Story dan serial Final Fantasy Tactics-menampilkan atmosfer yang pas. Satu-satunya kekurangan adalah keterbatasan teknologi mesin PlayStation2 sendiri, yang kadang menimbulkan perlambatan. Mungkin suatu saat, game ini akan hadir untuk mesin generasi terbaru, dengan fasilitas high-definition dan sebagainya.
Fitur unik lainnya adalah pilihan bahasa. Pemain bisa memilih dialog yang disuarakan dengan bahasa Inggris atau asli berbahasa Jepang. Seperti biasanya, performa seiyuu (pengisi suara) bahasa Jepang terdengar lebih bagus, layaknya anime.
Tak pelak, Odin Sphere salah satu kandidat game action 2D terbaik tahun ini. Untuk mesin home-system, bisa jadi game ini merupakan satu-satunya yang tersedia.
Lebih dari Sekedar Berjalan dan Menyerang
Sekilas, permainan dalam Odin Sphere hanya berisi sabetan senjata. Tapi, pemain akan segera sadar bahwa karakter yang menyerang membabi-buta tidak akan hidup lama. Game ini mutlak membutuhkan pengaturan strategi dalam pertempuran maupun pengembangan karakter.
Setiap kali menggunakan psypher-istilah senjata genggam dalam game ini-karakter dibatasi POW meter. Makin kuat serangan, makin besar pula berkurangnya meter ini. Karena itu, ada saatnya harus bersikap defensif atau menjaga jarak hingga meter terisi kembali. Untungnya, serangan juga bisa dilakukan dengan magic atau potion ofensif.
Selain bisa dibeli dari toko, berbagai item berguna bisa didapat dari pertempuran. Salah satu yang terpenting adalah phozon, yang dikeluarkan oleh musuh yang terbunuh. Phozon bisa meningkatkan kekuatan psypher atau menanam tumbuhan. Ya, karakter bisa "bercocok tanam" di tengah serunya pertempuran, untuk memanen hasilnya tak lama kemudian. Bahkan, ada juga segmen beternak ayam.
Meramu makanan merupakan salah satu unsur penting dalam Odin Sphere. Dengan resep dan bahan yang sesuai, pemain bisa memperoleh makanan baru yang sangat membantu. Makanan tingkat tinggi juga bisa diperoleh dari kedai yang menyediakan jasa pemasakan. Menariknya, makanan juga memberikan experience point, sehingga layak dikonsumsi setiap saat.
Sumber Jawapos.com |